Malioboro's Festival Official Web

Wisman Nilai Festival Malioboro Kurang Promosi

Ning Si (Singapura), Emma (Canberra), Nikola (Boston-USA) didampingi Lina. Foto: Budi.

Ning Si (Singapura), Emma (Canberra), Nikola (Boston-USA) didampingi Lina. Foto: Budi.

Wisatawan manca yang berkunjung ke Jogja terkesan dengan digelarnya Festival Malioboro. Mereka umumnya berharap agar di masa mendatang even serupa dapat digelar kembali dengan kualitas  dan sajian yang lebih baik. Namun, promosi ditingkat international dirasa masih sangat kurang.Demikian kesimpulan yang dirangkum reporter situs ini dari sejumlah wisatawan manca negara yang ditemui di arena Festival. Seperti yang diungkapkan oleh Ning Si  , even Festival Malioboro merupakan even Budaya yang sangat unik. " Kental dengan nuansa tradisional, tetapi kurang promosi, " ujar Ning Si salah satu wisatawan yang berasal dari Singapura.

Lebih lanjut Ning Si mengungkapkan bahwa even karnaval budaya dinilainya sangat biasa. Pihaknya justru terkesan dengan adanya kesempatan untuk melihat Istana Negara yang ada di Yogyakarta. " Paling tidak, saya bisa membandingkan dengan istana lain seperti Bogor, Tampak Siring atau istana lainnya, " ujar Ning Si.

Sementara itu, Nicola wisatawan dari Boston mengaku tertarik  dengan even ini karena penasaran. Dia mengaku mengetahui even ini dari situs Festivalmalioboro  dotcom dan kemudian merasa ingin tahu lebih lanjut. Sayangnya pihaknya tidak menemukan lokasi media centre untuk mengetahui informasi  even ini. Pihaknya berharap dimasa mendatang even seperti ini tetap dilaksanakan dengan sajian yang lebih variatif dan menarik.  (*)

Sebarkan artikel ini
  • Facebook
  • E-mail this story to a friend!
  • Google Bookmarks
  • Technorati
  • Digg
  • LinkedIn
  • Live
  • MySpace
  • Blogosphere News
  • SphereIt
  • Twitter
  • Yahoo! Bookmarks

Tagged as: , ,

Comments are closed.