Pengunjung Luar Kota Kecewa

Pengunjung di gerbang keluar Istana Yogyakarta. Foto: Budi.
Ratusan pengunjung Festival Malioboro terpaksa menelan rasa kecewa. Angan mereka dapat melihat isi Istana Negara pupus karena kedatangan mereka telah lewat dari batas waktu yang ditentukan. Padahal beberapa diantara mereka berasal dari luar kota. Pawiro Mungsi (50) yang mengaku berasal dari Pituruh Purworejo mengatakan bahwa dirinya datang bersama rombongan. Tujuan mereka ke Yogya ingin dapat melihat Istana Presiden , karena sepanjang usianya dia belum pernah melihat Istana Presiden. " Kula niku kala alit asring wonten mriki. Nanging dereng nate mlebet mrika. Lah criyose niki angsal mlebet, kok jebul pun tutup ( Saya sewaktu kecil sering kemari. Tapi belum pernah masuk kesana (istana-red). Lah katanya sekarang boleh masuk kok ternyata udah tutup. " ujar Mungsri yang ditemui wartawan di depan pagar Istana.
Mungsri mengaku tujuannya ke Jogja semata-mata ingin masuk ke Istana dan tidak tertarik untuk mengun jungi stand lainnya. Bahkan ketika ditawarkan untuk melihat pentas seni dan budaya, Mungsri mengaku tak tertarik. " Lah napa mas. Marahi brebeg thok. ( Lah apa mas, cuma bikin bising. " ujar Mungsri dengan polosnya.
Kekecewaan serupa juga dinyatakan oleh Andi yang mengaku pelajar dari Magelang. Pihaknya mendengar bahwa Istana Yogyakarta dibuka untuk umum dari media. Tetapi, karena kurang informasi pihaknya menyangka bahwa Istana dibuka sampai sore. " Rasanya, perlu ada informasi yang lebih jelas lewat berbagai media kepada masyarakat agar masyarakat tak kecewa. " saran Andi (*)
Entries(RSS)