Cemara Batik Pecahkan Rekor MURI
Natal seakan identik dengan Cemara. Namun, cemara yang dipajang di area lobi Hotel Sheraton Mustika, Yogyakarta sungguh luar biasa. Selain terbalut kain batik motif parang, pohon ini tingginya 19,45 meter. Replika pohon Natal dari kain batik ini dicatat MURI sebagai pohon Natal tertinggi di Indonesia.
Tak mengherankan, bila kemudian replika ini memecahkan rekor sebagai pohon Natal dari bahan kain batik tertinggi di Indonesia. Dan tercatat di Museum Rekor Indonesia atau Muri. Menurut Public Relation Coordinator Sheraton Mustika Hotel, Rachma Noor Fadilla, ide dasar pembuatan pohon Natal ini karena batik adalah warisan budaya bangsa Indonesia. Bahkan, batik telah diakui oleh UNESCO (Badan Dunia Urusan Pendidikan dan Kebudayaan), beberapa waktu silam.
Replika pohon Natal ini terbuat dari batik cap berbahan katun super dengan menghabiskan bahan 360 meter. Proses pembuatan pohon Natal tertinggi ini memakan waktu 20 hari. Dikerjakan puluhan tenaga dari rumah batik yang ada di Yogyakarta. Motif batik di pohon Natal tersebut secara khusus didesain dengan motif parang. Dihiasi dengan ornamen yang terbuat dari batik seperti bola, pita, dan aneka lampu warna-warni.(ANS)
Entries(RSS)