<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>FestivalMalioboro.com &#187; sulis</title>
	<atom:link href="http://www.festivalmalioboro.com/author/sulis/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.festivalmalioboro.com</link>
	<description>Malioboro&#039;s Festival Un-Official Website</description>
	<lastBuildDate>Mon, 02 Aug 2010 08:39:46 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Festival Malioboro 2010 in Video</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/festival-malioboro-2010-in-video/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/festival-malioboro-2010-in-video/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 02 Aug 2010 08:39:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Video Streaming]]></category>
		<category><![CDATA[festival]]></category>
		<category><![CDATA[malioboro]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=694</guid>
		<description><![CDATA[Video Festival Malioboro 2010 www.youtube.com/watch?v=4Q68l02h88o]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Video Festival Malioboro 2010</p>
<p><span class="youtube">
<object width="425" height="355">
<param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/4Q68l02h88o&amp;color1=d6d6d6&amp;color2=f0f0f0&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=1" />
<param name="allowFullScreen" value="true" />
<embed wmode="transparent" src="http://www.youtube.com/v/4Q68l02h88o&amp;color1=d6d6d6&amp;color2=f0f0f0&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0?rel=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="355"></embed>
<param name="wmode" value="transparent" />
</object>
</span><p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=4Q68l02h88o">www.youtube.com/watch?v=4Q68l02h88o</a></p></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/festival-malioboro-2010-in-video/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gelar Ningrat Tio</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/tio-paku-sadewo-terima-gelar-ningrat/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/tio-paku-sadewo-terima-gelar-ningrat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 05:54:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Snapshot]]></category>
		<category><![CDATA[ningrat]]></category>
		<category><![CDATA[pakualaman]]></category>
		<category><![CDATA[tio]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=630</guid>
		<description><![CDATA[Aktor   Tio Paku sadewo menerima gelar ningrat dari Karton Paku Alam Yogyakarta. Pemberian gelar ningrat itu diterima langsung oleh Tio pada perayaan ultah Paku Alam di Kraton Paku Alam Minggu ( 21/2) Pemberian gelar itu dilakukan dalam sebuah tradisi pisowanan Kraton  Pakualam dan Tio hadir dengan mengenakan adat pakaian Jawa. Adapun  gelar yang diterima oleh [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_633" class="wp-caption alignleft" style="width: 146px"><a href="http://www.festivalmalioboro.com/wp-content/uploads/2010/02/tio-head.jpg"><img class="size-medium wp-image-633" title="tio" src="http://www.festivalmalioboro.com/wp-content/uploads/2010/02/tio-head-199x300.jpg" alt="" width="136" height="175" /></a><p class="wp-caption-text">Tio Pakusadewo</p></div>
<p>Aktor   Tio Paku sadewo menerima gelar ningrat dari Karton Paku Alam Yogyakarta. Pemberian gelar ningrat itu diterima langsung oleh Tio pada perayaan ultah Paku Alam di Kraton Paku Alam Minggu ( 21/2) <span id="more-630"></span></p>
<p>Pemberian gelar itu dilakukan dalam sebuah tradisi pisowanan Kraton  Pakualam dan Tio hadir dengan mengenakan adat pakaian Jawa. Adapun  gelar yang diterima oleh Tio adalah KRT. Pradja Susetyo Paku  Sadewo. Dengan adanya gelar ini maka Tio resmi menjadi kerabat  Kraton Paku Alaman.</p>
<p>Ditemui usai pemberian gelar tersebut, Tio mengatakan bahwa pemberian gelar diberikan karena dirinya merupakan pewaris dari  sang ayah yang juga masih kerabat Kraton Paku  Alam dan pembverian gelkar tersebut merupakan tradisi budaya yang harus dilestarikan. " Saya adalah orang yang sangat peduli dengan budaya. jadi saya terima gelar tersebut, " ujar Tio . (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/tio-paku-sadewo-terima-gelar-ningrat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Barongsai 128 Meter di Perayaan Cap Go Meh</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/barongsai-128-meter-di-perayaan-cap-go-meh/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/barongsai-128-meter-di-perayaan-cap-go-meh/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Feb 2010 05:12:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[On Media]]></category>
		<category><![CDATA[barongsai]]></category>
		<category><![CDATA[capgomeh]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[Komunitas Tionghoa di Yogyakarta akan menggelar Pekan Budaya Tionghoa (PBT) ke-5 tahun 2010, mulai Selasa (23/2 hingga Sabtu (27/2). Pembukaan akan dilakukan langsung Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di kawasan Pecinan di Ketandan, Gondomanan, Yogyakarta. Peringatan Pekan Budaya Tionghoa ini diselenggarakan sekaligus bertepatan dengan peringatan Cap Go Meh (hari ke-15 setelah Imlek).Ketua Umum PBT, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_627" class="wp-caption alignleft" style="width: 306px"><a href="http://www.festivalmalioboro.com/wp-content/uploads/2010/02/Barongsai2.jpg"><img class="size-medium wp-image-627" title="Barongsai" src="http://www.festivalmalioboro.com/wp-content/uploads/2010/02/Barongsai2-300x224.jpg" alt="" width="296" height="222" /></a><p class="wp-caption-text">barongsai</p></div>
<p>Komunitas Tionghoa di Yogyakarta akan menggelar Pekan Budaya Tionghoa (PBT) ke-5 tahun 2010, mulai Selasa (23/2 hingga Sabtu (27/2). Pembukaan akan dilakukan langsung Gubernur DIY, Sri Sultan HB X di kawasan Pecinan di Ketandan, Gondomanan, Yogyakarta. Peringatan Pekan Budaya Tionghoa ini diselenggarakan sekaligus bertepatan dengan peringatan Cap Go Meh (hari ke-15 setelah Imlek).<span id="more-623"></span>Ketua Umum PBT, Tri Kirana Haryadi mengungkapkan digelarnya pekan budaya ini, untuk mendukung pariwisata Kota Yogyakarta, dengan event berbasis budaya. Selain itu, PBT juga digelar untuk mendukung akulturasi budaya di Kota Yogyakarta. "Tema untuk tahun ini adalah 'Khasanah Budaya Yogya'. Lokasi acara bertampat di daerah Ketandan,</p>
<p>Berbagai acara yang digelar selama lima hari  diantaranya pentas seni berbagai budaya Indonesia, budaya Tionghoa, pameran budaya dengan tema mie, bazar makanan yang menghadirkan 85 stan dan berbagai lomba, diantaranya memasak mie, karaoke Mandarin dan pidato bahasa Mandarin. Untuk penutupan pada Sabtu (27/2), akan digelar acara yang spektakuler, yakni pawai naga lampion sepanjang 126 meter denga berat 2,6 ton di Malioboro. (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/barongsai-128-meter-di-perayaan-cap-go-meh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>YAI Dampingi Siswa SD Lewat Gerakan Ayo ke Museum</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/yai-dampingi-siswa-sd-lewat-gerakan-ayo-ke-museum/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/yai-dampingi-siswa-sd-lewat-gerakan-ayo-ke-museum/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 20 Feb 2010 14:48:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Media Center]]></category>
		<category><![CDATA[jogja.pariwisata]]></category>
		<category><![CDATA[museum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=620</guid>
		<description><![CDATA[YOGYA (KRjogja.com) - Dalam rangka mendukung program pemerintah yakni tahun kunjung museum 2010, Yayasan Arupadhatu Indonesia (YAI) Yogyakarta menggelar 'Ayo ke Museum' yang memberi pendampingan bagi siswa SD Bantul Manunggal untuk mengunjungi sejumlah museum di Yogyakarta. Koordinator kegiatan, Kristanti Wisnu Aji Wardani menyatakan tahun 2010 sebagai tahun kunjung museum menjadi momen penting untuk meningkatkan minat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>YOGYA (KRjogja.com) - Dalam rangka mendukung program pemerintah yakni tahun kunjung museum 2010, Yayasan Arupadhatu Indonesia (YAI) Yogyakarta menggelar 'Ayo ke Museum' yang memberi pendampingan bagi siswa SD Bantul Manunggal untuk mengunjungi sejumlah museum di Yogyakarta.<span id="more-620"></span></p>
<p>Koordinator kegiatan, Kristanti Wisnu Aji Wardani menyatakan tahun 2010 sebagai tahun kunjung museum menjadi momen penting untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap museum. Dan, YAI adalah lembaga yang memfokuskan gerakannya kepada pelestarian sumber daya budaya merespon positif momen tersebut.</p>
<p>"Bersama siswa SD Bantul Manunggal, Arupadhatu Indonesia menunjungi beberapa museum yang ada di Jogja seperti Museum Biologi, Museum Anak Kolong Tangga, dan Museum Bahari," katanya di Museum Anak Kolong Tangga, TBY, Sabtu (20/2). Digelarnya kegiatan ini tak hanya sebagai sarana untuk mengenalkan museum kepada anak-anak saja, tapi juga bagaimana menanamkan kreativitas kepada anak sekolah, khususnya ketika berada di museum sebagai wahana pendidikan dan kebudayaan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/yai-dampingi-siswa-sd-lewat-gerakan-ayo-ke-museum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5 Warga Jogja Terima Malioboro Award</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/5-warga-jogja-terima-malioboro-award/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/5-warga-jogja-terima-malioboro-award/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 05:56:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Media Center]]></category>
		<category><![CDATA[award]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[malioboro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[YOGYA (KRjogja.com) - Lima orang warga kota Yogya menerima Malioboro Award dari Paguyuban Kawasan Malioboro yang diserahkan oleh Wakil Walikota Yogya Haryadi Suyuti di Hotel Inna Garuda, Rabu (10/2). Kelima tokoh itu adalah Hendro Susanto (pengusaha, tokoh toleransi dan pluralitas), Arif Noor Hartanto (politisi), Imam Mucharror (pengusaha), Khiyaruddin Abbas (Kyai, agamawan dan intelektual) Ketik Agus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYA (KRjogja.com) - </strong>Lima orang warga kota Yogya menerima Malioboro Award dari Paguyuban Kawasan Malioboro yang diserahkan oleh Wakil Walikota Yogya Haryadi Suyuti di Hotel Inna Garuda, Rabu (10/2).<span id="more-617"></span></p>
<p>Kelima tokoh itu adalah Hendro Susanto (pengusaha, tokoh toleransi dan pluralitas), Arif Noor Hartanto (politisi), Imam Mucharror (pengusaha), Khiyaruddin Abbas (Kyai, agamawan dan intelektual) Ketik Agus Salim (tokoh warga Malioboro).</p>
<p>Presidium Paguyuban Kawasan Malioboro Sujarwo Putra mengatakan penghargaaan ini diberikan kepada individu ataupun lembaga yang peduli pada pengembangan spiritualitas di kawasan Malioboro. Sedangkan untuk lembaga diberikan kepada Hotel Inna Garuda.</p>
<p>Dia mengatakan dalam acara ini diperingati satu tahun kajian bisnis kawasan malioboro dan dianggap sebagai 'anak kandung' Paguyuban Kawasan Malioboro yang terbentuk setahun lalu.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/5-warga-jogja-terima-malioboro-award/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dinbud DIY Canangkan Gerakan Kunjung Museum</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/dinbud-diy-canangkan-gerakan-kunjung-museum/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/dinbud-diy-canangkan-gerakan-kunjung-museum/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 05:51:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[On Media]]></category>
		<category><![CDATA[dinbud]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[visit museum year]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[YOGYA (KRjogja.com) - Untuk turut mensukseskan Visit Museum Year 2010, Dinas Kebudayaan DIY bekerjasama dengan Badan Musyawarah Mueseum (Barahmus) DIY memfasilitasi beberapa musem agar layak untuk dijadikan tempat pariwisata sekaligus sarana pendidikan pengenalan sejarah dan budaya. Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi DIY, Djoko Dwiyanto mengatakan sejak awal bulan Januari 2010, telah dimulai gerakan museum masuk sekolah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYA (KRjogja.com)</strong> - Untuk turut mensukseskan Visit Museum Year 2010, Dinas Kebudayaan DIY bekerjasama dengan Badan Musyawarah Mueseum (Barahmus) DIY memfasilitasi beberapa musem agar layak untuk dijadikan tempat pariwisata sekaligus sarana pendidikan pengenalan sejarah dan budaya. <span id="more-615"></span></p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan Propinsi DIY, Djoko Dwiyanto mengatakan sejak awal bulan Januari 2010, telah dimulai gerakan museum masuk sekolah. Jadi para anggota Barahmus DIY dan pegawai Dinas Kebudayaan DIY akan berkunjung ke berbagai sekolah untuk memperkenalkan dan sekaligus memperkenalkan berbagai museum yang ada di DIY.</p>
<p>"Sekarang kami bekerja dengan sistem jemput bola, sehingga sosialisasi akan tetap sasaran dan mengenai agar masyarakat mau berkunjung ke museum, khusnya para pelajar sekaligus dapat belajar langsung mengenai sejarah," tandas Djoko.</p>
<p>Dikatakan Djoko, saat ini baru SMP 14 Yogyakarta dan SMU 11 Yogyakarta yang telah mengikuti gerakan museum masuk sekolah, sekolah-sekolah lain akan segera menyusul. Diharapkan, setidaknya semua sekolah yang ada di DIY bisa berpartisipasi dalam gerakan museum masuk sekolah ini sehingga para pelajar semakin berapresiasi berkunjung ke museum.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/dinbud-diy-canangkan-gerakan-kunjung-museum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rp.150 Juta Untuk Visit Museum Year</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/rp-150-juta-untuk-visit-museum-year/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/rp-150-juta-untuk-visit-museum-year/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Feb 2010 05:44:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Behind the Stage]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[visit museum year]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=613</guid>
		<description><![CDATA[YOGYA (KRjogja.com) -Dinas Kebudayaan DIY kucurkan dana sebesar Rp 150 juta dari APBD untuk memfasilitasi promosi museum-museum yang ada di DIY. Dana ini dipergunakan untuk mendukung sosialisasi Visit Museum Year 2010 yang dicanangkan pemerintah pusat. Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Djoko Dwiyanto mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Badan Musyawarah Museum (Barahmus) DIY sedang giat-giatnya melakukan promisi. Sebelumnya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>YOGYA (KRjogja.com)</strong> -Dinas Kebudayaan DIY kucurkan dana sebesar Rp 150 juta dari APBD untuk memfasilitasi promosi museum-museum yang ada di DIY. Dana ini dipergunakan untuk mendukung sosialisasi Visit Museum Year 2010 yang dicanangkan pemerintah pusat. <span id="more-613"></span></p>
<p>Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Djoko Dwiyanto mengungkapkan, pihaknya bekerjasama dengan Badan Musyawarah Museum (Barahmus) DIY sedang giat-giatnya melakukan promisi. Sebelumnya, berbagai even-even yang berkaitan memasyarakatkan museum juga telah dilaksanakan.</p>
<p>"Tahun 2010 selain akan diadakan even-even untuk mensosialisasikan keberadaan musem yang ada di DIY setiap sebulan sekali yang puncaknya akan menggelar Cipta Kegiatan Budaya Museum bulan Oktober mendatang," ujar Djoko di Kantor Dinas Kebudayaan DIY, Jalan Cendana, Kamis (11/2).</p>
<p>Selanjutnya jauh Djoko mengatakan, museum di DIY sendiri dikelompokkan menjadi tiga bagian, yakni museum seni budaya seperti Sonobudoyo dan Ulen Sentalu, museum Ilmu Pengetahuan seperti Museum Biologi, serta museum perjuangan milik pemerintah seperti Museum Dirgantara milik TNI AU dan lain-lain.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/rp-150-juta-untuk-visit-museum-year/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Merayakan Imlek Bersama Golden Dragon</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/merayakan-imlek-bersama-golden-dragon/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/merayakan-imlek-bersama-golden-dragon/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Feb 2010 03:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Behind the Stage]]></category>
		<category><![CDATA[On Media]]></category>
		<category><![CDATA[golden dragon]]></category>
		<category><![CDATA[hotel]]></category>
		<category><![CDATA[imlek]]></category>
		<category><![CDATA[jogja]]></category>
		<category><![CDATA[malioboro]]></category>
		<category><![CDATA[mandarin]]></category>
		<category><![CDATA[melia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=610</guid>
		<description><![CDATA[Dalam rangka menytambut tahun  Macan,  Hotel Melia Purosani mengadakan agenda menarik. Lain dari biasanya, perayaan Imlek  pada 13 Februari 2010 ini  bukan digelar di Chingsan resto tetapi di AMARTA ballroom. Manager Public Relation Dyah "Nuke " Retno Wulan menjelaskan bahwa  penyelanggraan perayaan Imlek  tahun ini  sengaja dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelunya.  Selains ajian musik yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_611" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><a href="http://www.festivalmalioboro.com/wp-content/uploads/2010/02/golden.jpg"><img class="size-medium wp-image-611" title="golden dragon" src="http://www.festivalmalioboro.com/wp-content/uploads/2010/02/golden-300x190.jpg" alt="" width="300" height="190" /></a><p class="wp-caption-text">golden dragon</p></div>
<p>Dalam rangka menytambut tahun  Macan,  Hotel Melia Purosani mengadakan agenda menarik. Lain dari biasanya, perayaan Imlek  pada 13 Februari 2010 ini  bukan digelar di Chingsan resto tetapi di AMARTA ballroom.<span id="more-610"></span></p>
<p>Manager Public Relation Dyah "Nuke " Retno Wulan menjelaskan bahwa  penyelanggraan perayaan Imlek  tahun ini  sengaja dibuat berbeda dengan tahun-tahun sebelunya.  Selains ajian musik yang meriah, pihak Hotel juga menyajikan makanan dan minuman  yang  sangat spesial.  " Kami mempersembahkan satu hal yang sangat spesial. Musik dari band mandarin yang sangat populer serta makanan dari Chef yang sangat ahli, " ujar Nuke kepada  pers  Selasa ( 2/2 )</p>
<p>Ditambahkan Nuke, untuk membuat perayaan Imlek meriah,  para tamu akan dihibur dengan penampilan  band " Golden Dragon ' yang sudag cukup terkenal dan mempunyai penggemar yang cukup luas . Selain itu, tamu juga akan dihibur dengan pementasan Barongsai yang akan berputar mengelilingi kawasan hotel ampai ke sudut-sudut ruangan.  " Kita percaya bahwa baringsai yang hadir di malam imlek akan membawa berkah. Karena itu semau susut akan dikelilingi oleh barongsai, " ujar Nuke</p>
<p>Nuke menjamin, merayakan Imalek di Melia akan memberikan kenangan yang khusus karena semua suasana diatur secara khusus. Leih dari itu, bagi tamu yang melakukan reservasi awal, akan diberikan discount sebesar 10 persen dari harga normal. (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/merayakan-imlek-bersama-golden-dragon/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jalan Jalan Ke Museum Di Akhir Tahun</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/jalan-jalan-ke-museum-di-akhir-tahun/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/jalan-jalan-ke-museum-di-akhir-tahun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Dec 2009 06:29:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Behind the Stage]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=603</guid>
		<description><![CDATA[Diakhir tahun 2009 ini, BARAHMUS (Asosiasi museum seDIY) dengan dukungan sepenuhnya dari Dinas Kebudayaan Provinsi DIY &#38; Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mengadakan gawe spesial untuk mengajak jalan-jalan bagi pelajar, guru serta komunitas peduli pendidikan di kota Yogyakarta berkeliling ke beberapa museum yang terpilih di seputaran wilayah DIY, pada hari Selasa 29 Desember 2009, jam 8.00 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_606" class="wp-caption aligncenter" style="width: 610px"><a href="http://www.festivalmalioboro.com/wp-content/uploads/2009/12/jalan-museum.jpg"><img class="size-full wp-image-606" title="jalan-museum" src="http://www.festivalmalioboro.com/wp-content/uploads/2009/12/jalan-museum.jpg" alt="Jalan-jalan-barahmus-diy" width="600" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Jalan-jalan Museum Barahmus DIY</p></div>
<p>Diakhir tahun 2009 ini, BARAHMUS (Asosiasi museum seDIY) dengan dukungan sepenuhnya dari Dinas Kebudayaan Provinsi DIY &amp; Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta mengadakan gawe spesial untuk mengajak jalan-jalan bagi pelajar, guru serta komunitas peduli pendidikan di kota Yogyakarta berkeliling ke beberapa museum yang terpilih di seputaran wilayah DIY, pada hari Selasa 29 Desember 2009, jam 8.00 pagi pemberangkatan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta di Kantor Dinas Pendidikan Jln. Hayam Wuruk Yogyakarta dan dilanjutkan besok paginya 30 Desember 2009 ada presentasi &amp; dialog interaktif dengan instansi terkait diadakan di Wisma Museum Batik Yogyakarta Jalan Dr.Soetomo.<span id="more-603"></span></p>
<p>Pelaksanaan kegiatan ini dengan model yang sangat berbeda dari kegiatan tahun-tahun lalu mengambil tema “Museum untuk Generasi Baru” karena dilandasi tekad dan semangat untuk menjadikan museum sebagai wahana sumber informasi yang utama bagi pendidikan serta sumber norma-norma pemikiran kebudayaan adiluhung, tidak hanya sebagai tempat wisata belaka apalagi sekadar gudang penyimpan benda-benda lawas yang tidak terpakai lagi.</p>
<p>Acara jalan-jalan ini juga dikemas semi-outbound training, dengan dilaksanakan secara santai namun tetap berisi karena adanya tugas-tugas edukatif yang menarik serta hadiah bagi peserta aktif. Diharapkan kiranya Paket Kunjungan Museum dengan sistem edutainment ini  nantinya menjadi sebuah karyawisata alternatif yang menarik diterapkan sehingga informasi lebih mudah terserap dan tercerna bagi anak-anak sekolah dan pelajar.</p>
<p>Kegiatan dialog interaktif pada hari berikutnya dengan didahului presentasi dari kelompok peserta kunjung museum, langsung dapat menjadi tatap muka yang menarik antara siswa dengan pengelola museum, juga Pemerintah dan lembaga pendidikan, sehingga diharapkan kiranya tercipta suatu sinergi baru untuk penerapan nilai-nilai budaya dan kejuangan yang terkandung di dalam permuseuman serta diharapkan berbagai saran serta masukan untuk pengembangan di masa generasi baru yang akan datang.</p>
<p>Peserta yang mengikuti acara ini berasal dari 20 SMP &amp; SMA di lingkup Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, anggota Dewan Kebudayaan Kota Yogyakarta, komunitas peduli pendidikan serta perwakilan media. Keseluruhannya akan menjadi embrio awal dari konsep pembentukan “Sahabat Museum” sebagai sebuah entitas lintas bidang &amp; sektoral pemerhati dan pecinta museum di negara kita tercinta Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/jalan-jalan-ke-museum-di-akhir-tahun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>5000 Sepeda di Malam Tahun Baru</title>
		<link>http://www.festivalmalioboro.com/5000-sepeda-di-malam-tahun-baru/</link>
		<comments>http://www.festivalmalioboro.com/5000-sepeda-di-malam-tahun-baru/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Dec 2009 14:33:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sulis</dc:creator>
				<category><![CDATA[Behind the Stage]]></category>
		<category><![CDATA[konvoi]]></category>
		<category><![CDATA[sepeda]]></category>
		<category><![CDATA[tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.festivalmalioboro.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Guna semakin mendukung gerakan bersepeda, gebrakan menarik dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta saat pergantian tahun, Kamis (31/12/2009) malam, yakni bersepeda bersama. Sekitar 5.000 sepeda dari sekitar 140 komunitas sepeda dan warga akan berkumpul dan konvoi sepeda dari Balai Kota Yogyakarta menuju perempatan Kantor Pos Besar Yogyakarta. Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto akan ikut dalam acara yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Guna semakin mendukung gerakan bersepeda, gebrakan menarik dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta saat pergantian tahun, Kamis (31/12/2009) malam, yakni bersepeda bersama. Sekitar 5.000 sepeda dari sekitar 140 komunitas sepeda dan warga akan berkumpul dan konvoi sepeda dari Balai Kota Yogyakarta menuju perempatan Kantor Pos Besar Yogyakarta.<span id="more-600"></span></p>
<p>Wali Kota Yogyakarta Herry Zudianto akan ikut dalam acara yang baru pertama kali digelar ini. Menurut Herry, Senin (28/12/2009) di Balaikota Yogyakarta, gerakan bersepeda mesti banyak dimunculkan agar masyarakat pelan-pelan menggemari sepeda.</p>
<p>"Sepeda ramah lingkungan ketimbang motor, juga tak berpolutan. Merayakan pergantian tahun dengan bersepeda, saya rasa akan menjadi sesuatu yang berbeda," ujar Herry yang berharap, pengendara sepeda menjadi warga negara kelas satu di Yogyakarta.  <em></p>
<p></em>Kegiatan bernama Midnight Year Bike Ride itu akan dimulai dari halaman Balai Kota Yogyakarta di Timoho, Kamis malam. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Yogyakarta Yulia Rustiyaningsih mengatakan, sekitar 140 komunitas sepeda yang diundang pemkot ini sudah menyatakan berminat untuk bergabung.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.festivalmalioboro.com/5000-sepeda-di-malam-tahun-baru/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
